Pet Wise · by Captain Fauna
Pet Wise· Panduan Captain Fauna

Abu Vulkanik Sampai Jakarta: Anabul di Rumah Harus Diapakan?

drh. Amanda Yonica Poetri Faradifa
drh. Amanda Yonica Poetri FaradifaPublikasi 07 September 2026 · Diperbarui 07 September 2026 · 4 menit baca
Ditulis dokter hewan Bagikan
Abu Vulkanik Sampai Jakarta: Anabul di Rumah Harus Diapakan?

Meta description: Abu vulkanik mulai mencapai Jakarta dan sekitarnya. Apa yang perlu dilakukan untuk melindungi anabul di rumah, dan kapan paparan abu perlu diperiksakan ke dokter hewan?

Kalau kamu tinggal di Jakarta dan pagi ini melihat abu di sekitar rumah, kemungkinan ada satu hal yang langsung terpikir:

“Anabulku aman nggak?”

Tenang, kamu tidak perlu langsung panik! Tapi abu vulkanik juga bukan sesuatu yang sebaiknya dianggap sama seperti debu biasa. Partikelnya dapat mengiritasi mata dan saluran pernapasan.

Pada anabul, ada satu hal lagi yang perlu dipikirkan: mereka bisa menjilat bulu dan kaki mereka sendiri setelah terkena abu.

Jadi, yang perlu dilakukan sebenarnya cukup sederhana: kurangi paparan, bersihkan yang menempel, dan tahu kapan harus mulai khawatir. Kalau bisa di dalam, untuk sementara tetap di dalam Untuk anabul yang biasa keluar rumah, sebaiknya aktivitas outdoor dikurangi selama abu masih menyebar.

Anjing tetap perlu keluar untuk buang air, tentu saja. Pilih waktu dan area yang kondisinya lebih baik, lalu jangan terlalu lama di luar. Untuk kucing yang biasa berkeliaran, lebih aman tetap di dalam rumah dulu.

Ini bukan berarti sekali terkena abu pasti akan sakit. Hanya saja, kalau paparannya bisa dikurangi, lebih baik dikurangi.

Jangan lupa kaki dan bulunya

Kalau anabul baru masuk dari luar, periksa telapak kaki dan bulunya. Untuk paparan ringan, cukup lap dengan kain lembap. Tidak perlu langsung mandi seluruh badan. Bagian kaki penting karena setelah itu anabul bisa menjilatnya saat grooming.

Kalau bulu sangat kotor atau abu menempel cukup banyak, barulah pertimbangkan mandi.

Jangan gunakan alkohol, disinfektan, atau cairan pembersih rumah tangga untuk membersihkan tubuh anabul.

Rumah juga bisa jadi sumber paparan

Anabul yang sudah berada di dalam rumah tetap bisa terpapar kalau abu masuk melalui jendela, pintu, atau menempel di permukaan rumah. Saat abu sedang banyak di luar, tutup jendela dan pintu yang terbuka langsung ke luar.

Untuk membersihkan rumah, gunakan kain atau mop lembap. Menyapu kering justru dapat membuat partikel kembali beterbangan.

Kalau mangkuk makanan atau air terkena abu, cuci sebelum digunakan lagi.

Punya air purifier dengan HEPA filter? Boleh digunakan untuk membantu mengurangi partikel di udara dalam ruangan. Bersin sedikit mungkin bukan masalah besar. Tapi lihat keseluruhannya.

Setelah terpapar debu atau abu, anabul mungkin saja bersin atau terlihat sedikit tidak nyaman. Yang perlu diperhatikan adalah apakah gejalanya terus berlangsung atau semakin berat.

Waspadai:

  • batuk berulang,
  • napas lebih cepat atau terlihat berat,
  • suara napas yang berubah,
  • mata merah atau terus berair,
  • sering menyipitkan mata,
  • lemas,
  • atau tidak mau makan.

Kalau anabul kesulitan bernapas atau bernapas dengan mulut terbuka, jangan menunggu di rumah. Segera cari pertolongan dokter hewan.

Lebih hati-hati kalau anabul memang punya masalah pernapasan

Kalau anabul masih sangat muda, sudah senior, atau sebelumnya memang punya masalah saluran pernapasan, pantau kondisinya lebih dekat. Kamu tidak perlu menunggu sampai mereka terlihat sangat sakit.

Perubahan kecil seperti lebih banyak diam, tidak seaktif biasanya, batuk, atau pola napas yang berubah bisa menjadi alasan untuk berkonsultasi dengan dokter hewan.

Jadi, apa yang harus dilakukan hari ini?

Tidak perlu panik.

Kurangi aktivitas outdoor. Lap kaki dan bulu setelah dari luar. Tutup jendela saat abu sedang banyak. Bersihkan rumah dengan cara yang tidak membuat abu beterbangan. Pastikan makanan dan air tetap bersih. Lalu perhatikan cara anabul bernapas.

Kita memang tidak bisa mengatur ke mana abu bergerak. Tapi kita bisa mengurangi seberapa banyak anabul kita terpapar. Dan kalau ada satu hal yang perlu diingat: jangan tunggu sampai anabul kesulitan bernapas untuk menganggap paparan abu sebagai sesuatu yang serius.

Informasi kondisi sebaran abu vulkanik dapat berubah mengikuti arah dan kondisi angin. Pantau pembaruan dari sumber resmi seperti BMKG.

Lihat Anjing atau Kucing Jalanan Terpapar Abu?

Yang bisa membantu di rumah

Untuk mengelap kaki dan bulu setelah anabul dari luar, pakai pembersih yang memang dibuat untuk hewan, bukan alkohol atau cairan rumah tangga. Kaizoo Probiotic Paw Cleanser membersihkan telapak kaki tanpa alkohol, dan tisu basah khusus hewan praktis untuk bulu yang terkena abu tipis sebelum mereka sempat menjilatnya.

Disebut dalam artikel ini

Untuk lantai, alas tidur, mangkuk, dan kandang yang terpapar abu, gunakan pembersih yang aman untuk hewan seperti Kaizoo Pet Disinfectant Bebas Alkohol. Ini untuk permukaan dan kandang, bukan untuk tubuh anabul.

Artikel ini telah ditinjau secara medis oleh drh. Amanda Yonica · 07 September 2026