Perawatan Kaki & Kuku Anjing
Pencarian terkait
Panduan memilih perawatan kaki & kuku anjing
Kuku anjing yang terlalu panjang bukan masalah kecil: ia mengubah cara kaki menapak, memaksa sendi bekerja pada sudut yang salah, dan lama-lama membuat anjing enggan berjalan jauh.
Telapak kakinya pun perlu diperiksa — di situlah luka, duri, dan iritasi paling sering luput dari perhatian.
Berhenti sebelum bagian merah muda
Di dalam kuku ada pembuluh darah dan saraf yang terlihat sebagai garis merah muda pada kuku terang. Potong sedikit demi sedikit sampai sebelum bagian itu. Pada kuku hitam yang tidak terlihat, potong tipis berulang kali dan berhenti begitu penampang tengahnya mulai tampak lebih gelap.
Sedikit tapi sering lebih aman
Memotong tipis setiap satu-dua minggu jauh lebih aman daripada memotong banyak sekaligus, dan membuat anjing terbiasa. Kalau kukunya sudah terlanjur panjang, pemendekan bertahap juga membuat pembuluh di dalamnya ikut mundur perlahan.
Jangan lupa telapak dan sela jari
Periksa sela jari dari kotoran menempel, luka, atau duri — terutama setelah berjalan di luar. Telapak yang kering dan pecah bisa dibantu pelembap khusus anjing; hindari produk manusia karena akan dijilat.
Pertanyaan yang sering diajukan
Kapan kuku anjing perlu dipotong?
Umumnya saat sudah terdengar mengetuk lantai ketika anjing berjalan. Anjing yang sering berjalan di aspal biasanya butuh lebih jarang karena kukunya terkikis alami.
Kalau kuku terlanjur terpotong sampai berdarah?
Tekan dengan kain bersih dan gunakan bubuk penghenti darah bila tersedia. Perdarahannya biasanya berhenti dalam beberapa menit; kalau tidak, hubungi dokter hewan.
Anjing menolak keras saat kukunya dipotong?
Biasakan bertahap: sentuh kakinya sambil beri camilan selama beberapa hari sebelum memakai alat, lalu potong satu kuku saja per sesi. Memaksa sekaligus menciptakan penolakan yang bertahan lama.

